Kades Telun Diduga Selewengkan Dana Desa, Proyek Jalan Mangkrak
INISIATORNEWS, MERANGIN JAMBI – Warga Desa Telun, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, mengeluhkan proyek jalan rabat beton yang berhenti di tengah jalan. Pekerjaan yang dibiayai Dana Desa (DD) itu sudah hampir dua pekan terlihat terbengkalai. Rabo,(27/8/2025)
Salah satu warga mengutarakan bahwasanya Material dilokasi menumpuk, para pekerja tak lagi datang karena upah belum dibayar.
“Katanya dana sudah habis, material pun masih ngutang di toko,” kata seorang warga yang ditemui Inisiator News, Senin, (25/8/25)
Warga inipun menduga proyek tersebut sejatinya masuk dalam anggaran tahun lalu. Namun pelaksanaannya baru dilakukan tahun ini, setelah dana desa sebelumnya habis dipakai menutup hutang pribadi kepala desa.
“Bukan hutang desa, tapi hutang pribadi kades,” ujar warga.
Ketidakberesan itu kian mencolok karena baliho APBDes 2025 yang seharusnya dipasang untuk transparansi tak ditemukan di desa. Padahal, kewajiban ini diatur dalam UU Desa Nomor 6 Tahun 2014 dan UU Keterbukaan Informasi Publik Nomor 14 Tahun 2008.
Sejumlah warga juga menyebut Kepala Desa Telun sudah lebih dari sebulan tak pernah masuk kantor maupun pulang ke desa. Perangkat desa setempat membenarkan kabar tersebut.
Upaya konfirmasi kepada sang kepala desa hingga kini gagal. Telepon tak terhubung, keberadaan kades pun tak jelas.
Temuan ini menguatkan dugaan adanya penyalahgunaan Dana Desa dan proyek fiktif. Masyarakat meminta dinas terkait serta Aparat Penegak Hukum (APH) segera melakukan audit dan investigasi.(Bambang)
