Ketua PWI Tuba Angkat Bicara Terkait Panitia PSl Larang Wartawan Meliput

0
IMG-20260701-WA0073
Bagikan :

INISIATORNEWS, TULANGBAWANG – Ramainya pemberitaan di media tentang adanya wartawan yang dilarang meliput oleh oknum panitia Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat kedatangan Ketua Umum Kaesang Pangarep yang didampingi mantan presiden ke 7 Joko Widodo, diacara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), Jum’at (26/6/26).

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Tulangbawang (PWI Tuba) Erwinsyah angkat bicara terkait dugaan tindakan reprensif yang dilakukan oleh oknum panitia terhadap sejumlah wartawan saat meliput acara Rakorda PSI Tuba tersebut. Erwin sangat menyayangkan tindakan oknum panitia, yang menilai insiden ini terjadi sebagai bentuk penghalangan kinerja jurnalistik dan pelanggaran terhadap kebebasan pers,” tegasnya. Selasa (30/6/26).

Menanggapi perihal ini, Ketua PWI Tuba menegaskan bahwa tindakan itu tidak bisa dibenarkan. Menurutnya, kinerja jurnalistik berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat yang sangat luas.
“Publik akan kehilangan informasi, jika kinerja jurnalistik atau wartawan di halang-halangi atau bahkan di intimidasi. Kalau tidak ada yang perlu ditutup-tutupi, seharusnya tidak perlu ada tindakan seperti itu. Jurnalis bekerja untuk kepentingan publik,” tambah Erwinsyah.

Hal ini sudah diatur perlindungan hukumnya terhadap jurnalis yang diatur dalam Standar Perlindungan Profesi Wartawan (SPPW) yang dikeluarkan oleh Dewan Pers, dan menegaskan wartawan harus bebas dari ancaman, kekerasan, maupun tekanan,” terangnya lagi.

Erwinsyah pun mengingatkan bahwa penghalangan kerja pers berpotensi masuk ranah pidana, Ia merujuk Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Pers yang mengatur sanksi bagi pihak yang menghambat aktivitas jurnalistik.
Ancaman hukumannya jelas, bisa pidana penjara hingga dua tahun atau denda maksimal Rp500 juta.
“Kami akan tindaklanjuti terkait permasalahan ini dan kami akan kordinasi juga dengan PWI Provinsi bagaimana langkah selanjutnya. Agar insiden ini tidak akan terulang kembali,” Tutup Erwinsyah.

Sampai berita ini dinaikkan, Ketua PSI Tuba Pardianto tidak menjawab saat dihubungi untuk di konfirmasi walaupun handphone berdering namun tidak juga menjawab. (Edi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *