MWC NU Rajabasa Meminta Transparansi Penggunaan Dana Hibah PCNU dari Pemkot Balam
INISIATORNEWS, BANDARLAMPUNG – Pemerintahan Prabowo Subianto saat ini sedang fokus dalam pengembangan ekonomi untuk meningkatkan perekonomian di indonesia, dan presiden Prabowo pun melakukan efisiensi anggaran agar anggaran-anggaran yang tidak jelas peruntukannya dihapuskan.
PCNU Bandarlampung mendapatkan dana hibah dari pemerintah kota bandarlampung, menuai opini liar dikalangan struktural jajarannya tersebut, dikarna tidak adanya kepastian anggaran yang dikelolanya jika digunakan dengan baik akan dirasakan hingga jajaran dibawahnya untuk kegiatan yang dapat bermanfaat kepada masyarakat.
Dana hibah ini, diduga untuk memperkaya oknum ketua PCNU Kota Bandar Lampung yang tidak ada keterbukaan informasi publik penggunaan dana tersebut, pengurus MWC NU berhak tahu penggunaannya. Jumat,(30/5/25)
Ustadz Ube yang juga merupakan A’wan MWCNU Rajabasa juga menanyakan transparansi penggunaan dana hibah dari Pemkot Bandarlampung yang turun ke PCNU Bandarlampung,
“Saya butuh keterbukaan nya, jika ada untuk Mwc NU ya diberikan, jika tidak ada kita memang terbiasa mandiri,” ujarnya kang Ube.
Ube sangat menyayangkan ketika terkait monopoli keuangan yang ada di PCNU yang terkesan tak memikirkan MWC NU dibawahnyaa.
“Dana hibah dari Pemkot Bandar Lampung sudah diberikan ke PCNU namun MWC NU Rajabasa tidak mendapatkan perhatian khusus karena selama ini, kita mandiri dan tidak pernah diberitahu bahkan tidak pernah dilibatkan dan wajar jika pengurus MWC menanyakan dana hibah tersebut untuk kebenaran dan demi makmur jaya pengurus Majelis Wakil Cabang NU ditingkat Rajabasa khususnya,” tambahnya Ube Al-Intani.(rls)
