Eva Dwiana Prioritaskan Pembangunan di 2027 pada Sektor Kesehatan dan Pendidikan

0

INISIATORNEWS, BANDARLAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengarahkan prioritas pembangunan Kota Bandar Lampung pada 2027 ke sektor kesehatan dan pendidikan. Pembangunan puskesmas baru serta penambahan SMP dipastikan masuk dalam agenda utama pemerintah kota.

Hal itu disampaikan Eva Dwiana usai menyampaikan dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPRD Kota Bandar Lampung, Senin (20/7/2026).

Menurutnya, sejumlah program pembangunan yang telah direncanakan diharapkan dapat segera direalisasikan mengingat penyusunan anggaran untuk tahun 2027 telah dimulai.

“Harapannya program-program yang sudah direncanakan bisa segera selesai dan terealisasi dengan baik pada 2027,” ujarnya.

Eva mengatakan pembangunan infrastruktur jalan dan drainase masih menjadi perhatian pemerintah daerah.

Namun, menurutnya, pekerjaan di sektor tersebut sebagian besar tinggal melanjutkan penyelesaian dari proyek yang telah berjalan.

Selain itu, Pemkot Bandar Lampung juga akan memprioritaskan pembangunan sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) baru guna meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Di bidang pendidikan, pemerintah kota juga berencana membangun beberapa sekolah baru, terutama Sekolah Menengah Pertama (SMP), untuk memenuhi kebutuhan ruang belajar dan pemerataan akses pendidikan di Bandar Lampung.

“Tahun depan kita juga fokus pembangunan beberapa puskesmas dan penambahan sekolah, khususnya SMP,” kata Eva.

Meski demikian, Eva mengakui rencana pembangunan sekolah baru di kawasan Siger masih menunggu proses persetujuan dari Pemerintah Provinsi Lampung.

Selama proses tersebut berlangsung, siswa yang seharusnya bersekolah di lokasi tersebut untuk sementara tetap difasilitasi dengan belajar di sejumlah sekolah swasta di sekitar wilayah tersebut.

“Untuk sekolah di wilayah Siger masih menunggu persetujuan dari provinsi. Sementara anak-anak dititipkan dulu di sekolah swasta yang ada di sekitar lokasi agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam dokumen KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 yang disampaikan kepada DPRD, Pemerintah Kota Bandar Lampung memproyeksikan pendapatan daerah mencapai Rp2,714 triliun atau meningkat sekitar 2,10 persen dibandingkan target APBD 2026 sebesar Rp2,658 triliun.

Dokumen tersebut selanjutnya akan dibahas bersama DPRD Kota Bandar Lampung sebagai dasar penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027. (Septi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *