Seleksi 11 JPTP Lampung Utara Terindikasi ‘Kocok Bekem’ dan Minta Diulang
INISIATORNEWS, BANDARLAMPUNG – Seleksi 11 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Lampung Utara tahun 2026, yang dilakukan Panitia Seleksi (Pansel) diduga hanya sekedar formalitas dan Terindikasi sudah dikondisikan alias ‘Kocok Bekem’
Pasalnya, tatacara seleksi bagi 60 untuk menempati 11 peserta JPTP, tidak mengacu pada tatacara yang tertuang pada aturan ketentuan seleksi proses yang sebenarnya.
Terlebih lagi, adanya calon peserta yang mendekati masa persiapan pensiun yang juga ikut dalam bursa seleksi tersebut, hingga diduga sistem seleksi JPTP dipercepat, agar tidak melampaui batasan akhir usia dalam ketentuan yang berlaku.
Hal ini dikatakan sumber di lingkungan peserta ‘Open Bidding’ seleksi JPTP Lampung Utara, Minggu (27/09/2026), bahwa sistem seleksi yang diterapkan oleh pihak Panitia Seleksi (Pansel), terkesan hanya formalitas semata untuk meloloskan para oknum yang diduga telah terkondisi menempati jabatan tersebut.
“Luarbiasa cara meneliti dan penilaian berkas dan administrasi (rekam jejak) terhadap 60 resume para peserta yang hanya dilakukan dalam satu hari saja,” ujar sumber.
Lebih lanjut dikatakan sumber ini, selain itu pula, uji kompetensi manajerial dan sosial kultural oleh tim assesor dilakukan tidak sesuai mekanisme aturan.
“Hebatnya lagi, soal uji dikirimkan melalui WhaatsApp yang kemudian peserta ditetapkan panitia tempat untuk dikumpulkan,” terang sumber.
Untuk itu, narasumber ini mengharapkan agar sistem seleksi penerimaan JPTP diulang dan mengacu pada aturan dan ketentuan yang berlaku.
Menanggapi adanya dugaan Kocok Bekem terkait seleksi JPTP untuk menempati 11 jabatan di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lam-Ut), Ketua Pansel belum bisa dimintai komentar. Begitu pula dengan Wakil Ketua Sekretaris/perwakilan pansel. (Red)
