Pembayaran Tukin ASN Kota Dipastikan Berjalan Lancar Meski Pusat Terapkan Efiseinsi Anggaran di 2026
INISIATORNEWS, BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung memastikan pembayaran tunjangan kinerja (Tukin) aparatur sipil negara (ASN) tetap berjalan lancar meski pemerintah pusat menerapkan efisiensi anggaran pada 2026.
Pemkot menegaskan kesejahteraan pegawai tetap menjadi prioritas, termasuk pembayaran Tukin yang jumlahnya mencapai hampir Rp9 miliar setiap bulan.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandar Lampung, Zaky Irawan, mengatakan selama tahun 2025 pembayaran Tukin tidak pernah mengalami keterlambatan.
Setiap akhir bulan, tunjangan langsung dicairkan sesuai arahan Wali Kota Eva Dwiana.
“Selama 2025 ini pembayaran Tukin lancar. Ibu Wali Kota selalu menekankan agar hak pegawai dibayarkan tepat waktu,” jelasnya Senin (24/11/2025).
Mencakup Seluruh ASN Pemkot Bandar Lampung Zaky menjelaskan, nilai hampir Rp9 miliar per bulan tersebut dialokasikan untuk seluruh ASN di lingkungan Pemkot yang berhak menerima Tukin berdasarkan kelas jabatan dan capaian kinerja masing-masing.
Mekanisme pencairan juga terus dievaluasi agar berjalan transparan dan tepat sasaran.
Menurutnya, Tukin tidak hanya soal hak pegawai, tetapi juga terkait kualitas layanan publik. Stabilitas pembayaran dinilai berpengaruh pada motivasi ASN dalam menjalankan tugas.
“Ketika hak pegawai terpenuhi, mereka bisa lebih fokus bekerja. Dampaknya langsung terasa pada pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Meski pemerintah pusat melakukan efisiensi dan pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD), Zaky memastikan Pemkot sudah menyiapkan skema penguatan anggaran agar program pelayanan dan kesejahteraan pegawai tidak terganggu.
Ia menyebut Pemkot telah melakukan antisipasi melalui perencanaan keuangan yang lebih konservatif, termasuk memprioritaskan program-program yang bersentuhan langsung dengan publik.
“Efisiensi pusat tetap kita sikapi dengan penataan anggaran yang matang. Tapi untuk Tukin sendiri, sudah kita pastikan aman,” tegasnya.
Zaky menilai bahwa menjaga ketepatan pembayaran Tukin merupakan investasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Kota Bandar Lampung. ASN yang sejahtera dan merasa dihargai dinilai lebih siap menghadapi beban kerja dan target pelayanan yang terus meningkat.
“Kami berharap ASN tetap menjalankan tugas dengan profesional tanpa khawatir terkait hak mereka di tahun 2026,” pungkasnya. (Septi)