Korsleting Listrik, Rumah di Bumi Waras Dilalap Si Jago Merah
INISIATORNEWS, BANDARLAMPUNG – Sebuah rumah pribadi milik warga di Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, mengalami kebakaran pada Senin (19/1/2026) siang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, kota Bandar Lampung Anthoni Irawan menduga kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada colokan yang berada di dekat kusen pintu rumah.
“Berdasarkan keterangan pemilik rumah, kebakaran bermula dari percikan api akibat korsleting listrik pada colokan di dalam rumah,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).
“Percikan tersebut kemudian menyambar kabel dan dengan cepat membakar barang-barang rumah tangga yang mudah terbakar, seperti kursi dan lemari, serta bagian bangunan di dalam rumah,” sambungnya.
Ia pun menceritakan kronologi peristiwa kebakaran tersebut.
“Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Jalan Ikan Sepat Gang Eka Jaya, Kelurahan Kangkung. Laporan kebakaran diterima oleh Mako Tendean pada pukul 13.28 WIB dari warga sekitar yang melihat api mulai membesar di dalam rumah,” sambungnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, dua unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran yang berjumlah 12 personel langsung melakukan proses pemadaman.
“Unit RAN Karba 017 dari Pos Siaga Bumi Waras berangkat pukul 13.29 WIB dan tiba di lokasi pukul 13.31 WIB. Sementara itu, Unit RAN Karba 018 dari Pos Siaga TBS menyusul dan tiba pukul 13.32 WIB. Dengan demikian, waktu tanggap (response time) tercatat hanya sekitar tiga menit,” ujarnya.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.30 WIB dengan menghabiskan sekitar 1,5 tangki air.
Pemilik rumah diketahui bernama Ridwan (43), yang bekerja sebagai cleaning service di OJK Office.
Saat kejadian, rumah tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga dengan total lima jiwa, yakni pasangan suami istri dan tiga orang anak yang masih berusia balita hingga sekolah taman kanak-kanak.
Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 6 x 8 meter persegi pada bangunan rumah dua lantai tersebut.
Akibat kejadian ini, kerugian materi ditaksir mencapai kurang lebih Rp 10 juta.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, pihak pemadam kebakaran menyatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut akan ditangani oleh pihak berwajib.
Saat ini, situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan terkendali.
Petugas pemadam kebakaran dari Pleton A kembali siaga setelah proses pemadaman selesai. (Septi)