Issue Cabul Pejabat Pemkab Tuba Terus Berlanjut Hingga Kejagung RI

0

INISIATOR NEWS, BANDARLAMPUNG – Dugaan perbuatan cabul yang dilakukan Pejabat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang (Tuba), terhadap inisial AAN, rupanya masih terus berlanjut hingga ke Kejaksaan Agung RI.

Dikatakan AAN, Selasa (09/09/2025), saat dimintai komentar terkait Issue Cabul, bahwa permasalahan (Issue) nama baik dan harga diri yang dialaminya telah dilaporkan ke penegak hukum dengan menyertakan laporan lainnya.

“Masalahnya masih terus, dia (oknum pejabat tuba-red), kemarin nyuruh ajudannya nlp ipar saya lagi karena perkara saya sudah ditangani kejaksaan agung. Dia nyuruh ajudannya untuk distop,” kata AAN.

Ditegaskan AAN, jika masalah yang telah dilaporkan tidak akan dihentikan hingga ada kepastian terkait perbuatan yang telah dilakukan.

“Mau apa dia nyuruh stop ukurannya dia copot itu aja jdi itu om,” tegas korban dugaan cabul ini.

AAN juga telah menemui Hotman Paris (Kopi Joni 911) guna konsultasi terkait masalah yang dialaminya.

“Sudah naik ke perkara TPPU ini sama pelanggaran kode etik ASN,” terangnya lagi.

Berita sebelumnya, Senin (09/06/2025), mengadakan Press Conference di Cafe Kopi XX Sam Ratulangi Kedaton, menyikapi respon komentar Pejabat Pemkab Tuba terkait dugaan perbuatan cabul.

“Pengakuan issue, silahkan saja karena itu hak yang bersangkutan untuk menjawab, tapi secara tidak langsung sebenarnya yang bersangkutan mengakui adanya permasalahan menyangkut perbuatannya terhadap klien saya,” ujar AAN.

Sementara Pejabat Tuba dalam dialek daerah ketika ditemui Kru AWPI di ruang kerjanya, Senin (02/06/2025), mengatakan jika berita yang berkembang diruang publik tersebut, merupakan masalah atau permasalahan (Issue) biasa.

“Iya saya sedang diluar dan sedang ada kunjungan jendral kunto komandan gabungan anaknya Tri sutrisno di kodim dan tidak mengang HP dan memang ada yang menghubungi tapi tidak kenal kerok donk,” timpalnya.

Pejabat ini juga tidak menginginkan untuk menanggapinya karena menurutnya hanya sekedar masalah biasa.

“Saya tidak bisa menanggapi karena itukan issue, bukan tidak mau bicara. Kan ada aturan main, nanti panjang masalahnya dan saya siap,” timpalnya.

Pejabat ini juga mengatakan jika terkait jabatan yang diembannya saat ini sifatnya hanya sementara.

Sekedar diketahui, dugaan perbuatan Cabul yang dilakukan oknum Pejabat Publik ini, bukan saja terjadi pada gadis perawan yang dicampakkan hingga dalam perlindungan Komnas Perempuan dan Pengawasan, pendampingan spikiater, namun dugaan Cabul diperkuat pula terjadi pada bawahannya yang telah memiliki suami di lingkungan Pemkab Tuba. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *