BPS Bandarlampung: Penyebab Inflasi Pada Bulan Februari didominasi Kenaikan Harga Bahan Pokok
INISIATORNEWS, Bandarlampung – Badan Pusat Statistik (BPS) Bandarlampung mengeluarkan data inflasi pada bulan februari 2024 sebagai agenda rutin di awal bulan Maret 2024.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandar Lampung Ir. Akhmad Nasrudin mengadakan rilis pada Jum’at (1/3/2024) melalui media YouTube dan Instagram BPS Bandarlampung, Dalam rilis tersebut, Ir. Akhmad Nasrudin menyampaikan bahwa inflasi pada bulan Februari sebesar 2,69%.
“Bulan Februari 2024, terjadi inflasi m-to-m (Month-to-Month) sebesar 0,46%, inflasi y-on-y (Year-to-Year) sebesar 2,69%, dan inflasi y-to-d (Year-to-Date) sebesar 0,17%” paparnya
Akmad menjelaskan, inflasi disebabkan beberapa komoditas mengalami kenaikan.
“Dalam kontribusinya terhadap inflasi Bulan Februari 2024 secara m-to-m, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang dengan andil tertinggi yaitu sebesar 0,44%, dengan kata lain harga komoditas beras, telur ayam ras, dan cabai merah mengalami kenaikan” ucapnya
Di sisi lain, terdapat pula tiga komoditas yang memberikan andil deflasi terdalam pada Bulan Februari 2024 dalam kategori m-to-m (%). Komoditas-komoditas ini adalah cumi-cumi, parfum, dan tomat. Kontribusi deflasi ini menunjukkan adanya penurunan harga pada komoditas-komoditas tersebut.
Akhmad berharap bahwa dengan adanya Rilis angka inflasi pada bulan februari dapat menjadi acuan kepada pemangku kebijakan.
“Rilis angka inflasi yang disampaikan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada masyarakat serta pemangku kepentingan terkait kondisi harga dan stabilitas ekonomi. Data inflasi yang dirilis ini dapat menjadi acuan bagi berbagai pihak dalam pengambilan keputusan ekonomi, perencanaan bisnis, dan kebijakan pemerintah terkait stabilitas harga dan inflasi, serta dapat mengambil langkah yang tepat dalam menghadapi perubahan ekonomi” usulnya.(Jul)