Banjir Kepung Bandarlampung Satu Warga Garuntang Meninggal Dunia

0
20260415_091730
Bagikan :

INISIATORNEWS, BANDARLAMPUNG – Hujan deras mengguyur kota Bandarlampung, sebanyak 21 titik di berbagai Kecamatan setempat dilanda genangan air hingga banjiir pada Selasa (14/4/2026) malam.

Akibatnya, 1 orang meninggal dunia saat genangan air dan banjir melanda wilayah Bandar Lampung

Dalam hal itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung melaporkan sejumlah wilayah di Bandar Lampung terdampak banjir.

Data sementara yang disampaikan Kepala Pelaksana BPBD, Idham Basyar Syahputra mencatat sedikitnya 21 titik tersebar di berbagai kecamatan mengalami genangan hingga banjir.

“Wilayah terdampak meliputi kawasan padat penduduk hingga jalur utama kota, di antaranya Kaliawi Panca Jaya di Jalan Raden Fatah, Kaliawi Tanjung Karang Pusat, Kemiling/Pramuka, hingga Flyover Kimaja di Way Halim. Selain itu, banjir juga dilaporkan merendam Pelita Enggal, Rajabasa Nunyai, Rajabasa Induk, Jagabaya 1, serta Gang Rombongan di Kedaton,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Sejumlah titik lain yang turut terdampak yakni RS Abdul Muluk, Pasar Gintung Tanjung Karang Pusat, Kampung Sawah Brebes, Kedamaian Tanjung Karang Timur, Segala Mider, hingga Jalan Teratai Way Halim Permai.

Genangan juga terjadi di Jalan Pangeran Antasari Sukabumi, Kelapa Tiga, Gang Timbangan Tanjung Karang Barat, Kota Sepang Way Halim, Jalan Sultan Agung, serta Kampung Balok Kelurahan Garuntang.

Dalam peristiwa ini, BPBD juga mencatat adanya korban jiwa yang dimana seorang warga Kelurahan Garuntang meninggal dunia.

“Seorang warga bernama Ibu Dewi, yang berdomisili di Garuntang, dilaporkan meninggal dunia akibat banjir,” ujarnya.

Dalam hal itu BPBD Kota Bandar Lampung masih terus melakukan pendataan dan penanganan di lokasi terdampak.

Petugas juga dikerahkan untuk membantu evakuasi warga serta memastikan kondisi genangan di sejumlah titik berangsur surut.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.

Hujan yang mengguyur kota Bandar Lampung sejak pukul 18.00 WIB menyebabkan sejumlah sungai dan gorong-gorong meluap.

Kondisi tersebut sempat mengganggu aktivitas warga, terutama di Kelurahan Penengahan yang terdampak genangan.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi warga serta penanganan berjalan optimal.

Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Satgas juga langsung diterjunkan guna membantu masyarakat terdampak.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut melakukan pengerukan sedimen di gorong-gorong serta mengoperasikan alat penyedot air agar aliran kembali lancar dan genangan cepat surut.

Pemkot Bandar Lampung sendiri terus melakukan percepatan normalisasi sungai dan gorong-gorong di sejumlah wilayah, termasuk penataan konstruksi bangunan di Kelurahan Tanjung Senang.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota dalam memberikan solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir yang kerap dikeluhkan warga.

“Normalisasi sungai menjadi prioritas, terutama pembersihan sedimen tebal di gorong-gorong agar aliran air tetap lancar,” tegasnya. (Septi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *