Wali Kota Bandarlampung Dorong KPRI Ragom Gawi Terus Berinovasi di Era Digitalisasi

0
IMG-20260513-WA0062
Bagikan :

INISIATORNEWS, BANDARLAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana tegaskan peran strategis koperasi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Ragom Gawi di Aula Semergou, Rabu (13/5/2026).

Dalam hal itu, Walikota Bandarlampung Eva Dwiana menilai koperasi memiliki kontribusi penting dalam menopang kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bandar Lampung.

Menurutnya, pelaksanaan RAT tepat waktu menjadi indikator utama bahwa KPRI Ragom Gawi merupakan koperasi yang sehat, transparan, dan akuntabel.

Ia menilai RAT bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi forum tertinggi untuk mengevaluasi kinerja pengurus, menyusun program kerja, hingga mencari solusi menghadapi tantangan koperasi ke depan.

“Pelaksanaan RAT tepat pada waktunya merupakan indikator utama bahwa KPRI Ragom Gawi adalah koperasi yang sehat, transparan, dan akuntabel,” ujar Eva Dwiana.

Dalam sambutannya, Eva juga menyinggung makna filosofis Ragom Gawi yang berarti bergotong royong atau bekerja bersama-sama.

Semangat tersebut, kata dia, harus terus dijaga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi yang mayoritas merupakan ASN Pemkot Bandar Lampung.

Ia turut mendorong KPRI Ragom Gawi untuk terus berinovasi di era digitalisasi.

“Salah satunya dengan meningkatkan layanan simpan pinjam dan unit usaha berbasis teknologi informasi agar lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

Selain itu, Eva Dwiana meminta koperasi memperkuat sinergi dengan pelaku UMKM di Kota Bandar Lampung sehingga keberadaan koperasi dapat memberikan efek ganda bagi perekonomian daerah.

“Kepercayaan anggota adalah modal utama. Pengurus dan pengawas harus memastikan setiap dana yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan dengan baik demi kemaslahatan bersama,” katanya.

Di akhir sambutannya, Eva Dwiana mengajak seluruh anggota aktif menabung dan memanfaatkan fasilitas pembiayaan koperasi. Menurutnya, semakin maju koperasi maka sisa hasil usaha (SHU) yang diterima anggota juga akan semakin besar.

RAT KPRI Ragom Gawi Kota Bandar Lampung kemudian resmi dibuka oleh Wali Kota Bandar Lampung dengan harapan musyawarah tersebut menghasilkan keputusan strategis demi kemajuan koperasi dan kesejahteraan anggota. (Septi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *