Pemkot Bandarlampung Masifkan Patroli Rutin Titik Rawan Tawuran

0

INISIATORNEWS, BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama OPD terkait bergerak cepat respon aksi tawuran yang menewaskan seorang pemuda di Kecamatan Bumi Waras.

Perlu diketahui, terjadi tawuran antar kelompok geng motor di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang bernama Fransius Sihombing (21), warga Kecamatan Tanjung Karang Timur, meninggal dunia.

Dalam hal itu melalui Satgas Kontigensi, patroli gabungan lintas sektor kini dimasifkan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di sejumlah titik yang kerap terjadi aksi tawuran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan mengatakan patroli rutin sebenarnya sudah berjalan, namun kini diperkuat dengan koordinasi bersama aparat dan pamong di seluruh wilayah.

“Rutin kita lakukan, hanya kita lebih masifkan lagi berkoordinasi dengan pamong dan lintas sektor mengingat kerawanan yang terjadi,” ujar Anthoni, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, tidak ada wilayah yang secara khusus dikategorikan rawan. Namun, pihaknya telah memetakan sejumlah lokasi yang berulang kali menjadi tempat terjadinya tawuran.

“Untuk daerah yang rawan tidak ada, hanya saja kita petakan daerah yang berulang terjadi aksi tawuran seperti di Jalan Bypass dekat Bagas Raya dan di daerah Bumi Waras, tepatnya Jalan Malahayati,” jelasnya.

Patroli gabungan digelar pada Minggu (10/5/2026) malam dan diawali dengan apel bersama di halaman Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung sekitar pukul 22.00 WIB.

Kegiatan tersebut melibatkan personel dari Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan (Dishub), serta unsur TNI dan Polri.

Sebanyak 28 personel diterjunkan dalam patroli tersebut, terdiri dari enam personel Damkartan, enam personel BPBD, enam personel Dishub, dan 10 personel Satpol PP.

Selain itu, sejumlah kendaraan operasional juga dikerahkan, mulai dari unit Dalmas Satpol PP, mobil patroli Damkartan, kendaraan rescue BPBD, hingga motor patroli Dishub.

Anthoni yang juga menjabat Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung memimpin langsung apel gabungan sebelum patroli dimulai.

Ia menegaskan, patroli malam akan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap tawuran pelajar maupun aksi kriminalitas jalanan lainnya.

“Satgas sesuai perintah ibu wali kota melakukan patroli, khususnya malam hari di daerah rawan bersama TNI, Polri, dan pamong se-Kota Bandar Lampung untuk dimasifkan guna mengantisipasi hal-hal yang bisa mengganggu kamtibmas di Bandar Lampung,” katanya.

Selain patroli, Pemkot Bandar Lampung juga memperkuat koordinasi dengan aparat kepolisian, TNI, pihak sekolah, hingga aparatur kecamatan dan kelurahan demi menjaga situasi tetap kondusif. (Septi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *