Pemkot Bandarlampung Beri 31 Mobil Avanza Sewaan untuk Kendaraan Operasional Kepala Puskesmas

0
IMG-20260508-WA0033
Bagikan :

INISIATORNEWS, BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,7 miliar untuk pengadaan 31 kendaraan operasional bagi seluruh kepala puskesmas, yang diserahkan di halaman parkir Pemkot Bandar Lampung, Jumat (8/5/2026).

Bantuan berupa mobil Avanza tipe G itu diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan hingga mempercepat penanganan stunting dan tuberkulosis (TBC).

Dalam hal itu Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan bahwa pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas saat ini terus diperkuat. Ia menjelaskan, peningkatan layanan menjadi semakin penting setelah adanya kunjungan dari Kementerian Kesehatan yang menyoroti penanganan TBC di Kota Bandar Lampung.

“Sekarang kita dapat tugas dari Kementerian Kesehatan bahwa TBC dan stunting di Bandar Lampung harus menjadi contoh,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah kota kini fokus memperbaiki berbagai fasilitas pendukung, mulai dari ketersediaan ambulans, sarana penanganan kasus di lapangan, hingga optimalisasi layanan melalui puskesmas pembantu dan puskesmas keliling. Eva Dwiana menegaskan bahwa seluruh upaya ini dilakukan agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan menjangkau seluruh wilayah kota.

“Harapan kita pelayanan puskesmas sudah baik. Ambulans di puskesmas ada dua, ada yang tiga. Harapannya masyarakat semua bisa dilayani dengan baik,” kata Eva.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung menjelaskan, kendaraan operasional tersebut diberikan agar kepala puskesmas dapat lebih leluasa melakukan koordinasi dan turun langsung ke lapangan tanpa mengganggu layanan ambulans maupun puskesmas keliling.

“Selama ini kepala puskesmas sering menggunakan mobil ambulans atau Pusling untuk koordinasi ke kecamatan, kelurahan maupun ke dinas. Dengan adanya kendaraan operasional ini, layanan Pusling tidak terganggu dan kinerja puskesmas bisa meningkat,” jelasnya.

Menurut Muhtadi, peningkatan mobilitas kepala puskesmas penting untuk mendukung percepatan penanganan penyakit menular seperti TBC dan HIV, serta penurunan angka stunting di Bandar Lampung.

Untuk pengadaan kendaraan tersebut, Pemkot Bandar Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,7 miliar dengan sistem sewa selama satu tahun.

“Rp2,7 miliar untuk 31 unit mobil dan semua biaya perawatan ditanggung pihak ketiga. Pemerintah hanya menanggung BBM,” katanya.

Muhtadi juga menegaskan target eliminasi TBC di Bandar Lampung mengikuti target nasional pada tahun 2030.

“Harapan kita pada tahun tersebut angka TBC sudah menurun drastis,” ujarnya. (Septi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *