Tanpa Izin dan Cemari Lingkungan, Usaha Perebusan Jengkol di RT. 12 Diprotes Warga

0

INISIATORNEWS, BANDARLAMPUNG – Usaha perebusan jengkol milik salah satu warga RT.12, Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung, limbahnya mencemari sumur warga RT. 10, yang bersebelahan dengan usaha perebusan jengkol.

Selain limbahnya mencemari sumur milik salah satu warga, bau dari perebusan jengkol juga sudah sering dikeluhkan oleh warga RT. 10.

Ema warga RT 10, yang air sumurnya sudah tercium bau jengkol akibat penampungan tempat pembuangan limbah jengkolnya berdekatan dengan sumur miliknya, sangat berharap pihak Pemerintah Kota Bandar Lampung dapat turun tangan untuk dapat menindak pengusaha perebusan jengkol yang ada di RT.12.

“Saya sudah lapor RT, kalau pengusaha perebusan jengkol itu tidak percaya air sumur saya sudah tercemar
limbah jengkolnya silahkan ke rumah saya dan periksa sendiri, sudah pernah juga saya dan suami mendatangi rumah pemilik usaha jengkol tersebut, tapi sampai sekarang masih ngeyel,” kata Ema, Minggu (27/9/2026).

Sementara salah satu warga RT 10, Yudi juga mengeluhkan bau dari usaha perebusan jengkol tersebut.

“Baunya itu ampun saya, seperti bau pesing ketika usaha perebusan jengkol itu merebus jengkolnya, baunya menyebar kemana-kemana, dan sangat mengganggu sekali. Pernah ada tamu datang ke rumah saya dikira dia toilet rumah saya gak bersih bau pesing jengkol, sampai dikira Sopsiteng saya juga jebol, padahal itu bau dari usaha perebusan jengkol milik warga RT.12, baunya itu sangat mengganggu kenyaman warga kami,” tandasnya.

Warga RT. 10 berharap pihak Pemerintah Kota Bandar Lampung turun tangan dan menutup usaha perebusan jengkol yang telah mencemari lingkungan dan tanpa izin tersebut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *