Raffi Ahmad Dorong Generasi Muda Terlibat Aktif dalam Satlinmas
INISIATORNEWS, BANDAR LAMPUNG – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad mendorong generasi muda ikut terlibat dalam penguatan perlindungan masyarakat melalui Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Kemah Bhakti Satya Linmas di Lapangan Kepayang GSG Karya Bhakti Herman HN, Jalan Kepayang, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Kamis (24/9/2026).
Raffi mengatakan, Satlinmas memiliki posisi penting karena berada langsung di tengah masyarakat. Perannya tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga mencakup deteksi dan pencegahan dini, penyuluhan, patroli, pengamanan, penanganan bencana hingga kegiatan sosial.
“Satlinmas ini adalah kekuatan yang sangat kuat yang hadir di tengah-tengah kita semua, yang sangat membaur dengan masyarakat,” kata Raffi saat memberikan sambutan.
Ia mendorong anak muda di berbagai daerah untuk ikut mengambil bagian dalam tugas-tugas kemasyarakatan yang selama ini dijalankan Satlinmas.
“Anak-anak muda di seluruh desa, di seluruh provinsi, di seluruh kota, di seluruh Indonesia untuk ikut andil dalam tugas, untuk turut deteksi, pencegahan dini, penyuluhan, ikut patroli, pengamanan, serta membantu penanganan bencana dan kegiatan sosial,” ujarnya.
Raffi juga menekankan pentingnya keberadaan Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat Indonesia (ASLINMAS) sebagai wadah yang dapat memperkuat kapasitas sekaligus kesejahteraan anggota Satlinmas.
Menurutnya, ASLINMAS kini memiliki jaringan lebih dari 1,2 juta anggota secara nasional.
“ASLINMAS harus menjadi rumah besar untuk memperkuat kapasitas dan juga kesejahteraan anggota. Dengan jaringan lebih dari 1,2 juta anggota secara nasional,” katanya.
Selain Satlinmas, Raffi turut menyoroti program Masyarakat Sadar Hukum atau Mas Darkum yang didorong agar hadir hingga tingkat desa, kelurahan, RT dan RW.
Ia menyebut pelaksanaan program tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari TNI, Polri, Kejaksaan, Satpol PP hingga masyarakat sipil.
“Ini sinergitas lintas sektor sampai masyarakat sipil, ini kunci kesuksesan program ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Raffi juga menyinggung pengawasan pembangunan dan anggaran di tingkat desa. Hal tersebut berkaitan dengan pengukuhan pengurus DPC ABPEDNAS Kota Bandar Lampung yang menjadi bagian dari kegiatan.
Ia meminta ABPEDNAS menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus ikut mengawal pembangunan sejak tahap perencanaan hingga pertanggungjawaban.
“Pengawasan anggaran perlu dijaga. Harus transparan, harus tegas, solutif, paling penting agar setiap rupiah terjaga dan benar-benar berguna untuk masyarakat,” katanya.
Raffi juga mengajak pekerja seni, influencer dan komunitas kreatif di berbagai daerah untuk ikut menyampaikan edukasi positif kepada masyarakat.
Menurutnya, pesan tentang kesadaran hukum dan kesiapsiagaan bencana dapat dikemas melalui konten kreatif seperti video pendek, musik, mural, pertunjukan hingga konten digital.
“Jadi jangan cuma hal-hal yang negatif saja kita angkat. Banyak pengorbanan dan juga prestasi para Hansip yang perlu kita angkat,” ujarnya.
Ia berharap media sosial dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai kegiatan positif Satlinmas sekaligus memperkuat edukasi kepada masyarakat.
Raffi kemudian membuka secara resmi Kemah Bhakti Satya Linmas.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kemah Bhakti Satya Linmas secara resmi kita nyatakan dibuka,” kata Raffi.(Septi)
