Rasa Aman di Akar Rumput: Ribuan Anggota Satlinmas Lampung Unjuk Kesiapsiagaan
INISIATORNEWS, BANDARLAMPUNG – Ribuan anggota Satlinmas memadati Bumi Perkemahan Karya Bakti Herman H.N., Bandar Lampung, Kamis (24/9/2026).
Dari 4.000 anggota Linmas yang mengikuti apel pembukaan, sebanyak 1.260 anggota mengikuti rangkaian perkemahan apel pembukaan Kemah Bakti Satya Linmas yang digelar selama dua hari 24-25 September 2026,
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Lampung juga mengukuhkan pengurus DPC Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) se-Provinsi Lampung dan DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa (Apbednas) Kota Bandar Lampung.
Ketua Aslinmas Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, turut mengucapkan janji pengurus dalam prosesi pengukuhan tersebut.
Dalam amanatnya, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan pembangunan tidak hanya dapat dilihat dari pembangunan fisik seperti jalan, jembatan maupun gedung
Menurutnya, sebelum pembangunan tersebut dirasakan masyarakat, hal yang paling mendasar adalah terciptanya rasa aman.
“Melihat pembangunan dari jalan yang dibangun, kita lihat pembangunan dari jembatan yang berdiri atau gedung yang megah. Padahal sebelum semua itu tumbuh, masyarakat lebih dulu membutuhkan satu hal, yaitu rasa aman. Tidak ada pembangunan tanpa keamanan,” kata Mirza.
Ia mengatakan, menciptakan rasa aman bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Peran tersebut juga membutuhkan kepedulian masyarakat, termasuk anggota Satlinmas yang berada langsung di lingkungan warga.
“Rasa aman itu bukan hanya tugas aparat. Rasa aman lahir dari kepedulian orang-orang yang memilih hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya.
Menurut Mirza, anggota Satlinmas memiliki posisi strategis karena berada paling dekat dengan masyarakat. Mereka kerap menjadi pihak yang pertama mengetahui persoalan di lingkungan serta hadir ketika terjadi bencana maupun kondisi darurat.
“Saudara-saudara mungkin tidak selalu berada di depan kamera, tapi saudara-saudaralah yang paling dekat dengan masyarakat. Saudara-saudara yang ada di hadapan saya ini ialah yang pertama mengetahui ketika ada persoalan, yang pertama hadir ketika ada bencana, dan yang pertama hadir agar kehidupan desa tetap berjalan baik,” ucapnya.
Mirza menjelaskan, berdasarkan Permendagri Nomor 11 Tahun 2023, tugas Satlinmas tidak hanya berkaitan dengan keamanan. Satlinmas juga memiliki peran dalam pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis.
“Satlinmas selalu hadir dengan pendekatan humanis, menenangkan ketika ada persoalan, melindungi ketika ada ancaman, dan membantu ketika masyarakat membutuhkan,” katanya.
Karena itu, ia menyebut Kemah Bakti Satya Linmas menjadi momentum untuk meningkatkan disiplin, kapasitas, solidaritas dan kesiapsiagaan anggota Linmas.
“Di sinilah kita akan membangun disiplin, membangun kapasitas, membangun solidaritas, dan memperkuat kesiapsiagaan. Sebab tantangan ke depan tidak semakin ringan, maka kita harus terus bersiap dan memantapkan diri,” ungkapnya.
Mirza juga menegaskan pengukuhan pengurus organisasi Linmas bukan sekadar seremoni. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi para pengurus untuk menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.
“Bukan hanya memasang pin atau menyerahkan petaka, tapi hari ini kita memperbarui komitmen. Bahwa setelah pulang dari tempat ini, ada amanah yang harus Bapak, Ibu sekalian jaga,” tegasnya.
“Ada masyarakat yang harus kita layani, dan ada desa atau kelurahan yang harus kita bantu untuk selalu dimajukan,” sambungnya.
Ia menambahkan, Pemprov Lampung terus mendorong pembangunan yang dimulai dari tingkat desa dan kelurahan. Menurut Mirza, penguatan desa dan kelurahan menjadi bagian penting dalam pembangunan Lampung.
“Kami dari Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan pembangunan dari desa karena kami sadar, kami yakin, desa atau kelurahan yang kuat akan menjadikan Lampung yang kuat,” pungkasnya.(Septi)
