Proyek Revitalisasi SDN 115/IX Niaso Muaro Jambi APBN 2026 Diduga Tidak Sesuai RAB
INISIATORNEWS, MUARO JAMBI — Proyek Revitalisasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 115/IX Niaso, Kabupaten Muaro Jambi yang dibiayai APBN Tahun Anggaran 2026 senilai Rp 688.408.674 diduga kuat tidak dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pemeriksaan langsung di lapangan menemukan sejumlah pelanggaran standar yang membahayakan kualitas bangunan, Rabu (23/9/2026).
Awak Media Inisiatornews, turun ke lapangan untuk melihat pekerjaan Proyek Revitalisasi, diduga kuat Proyek Revitalisasi sekolah tersebut bermasalah.
*Temuan di Lapangan Struktur Sloof Besi dan Cincin Dibawah Standar
Spesifikasi yang ditemukan di lapangan
Cincin pengikat Ø 6 mm terukur hanya 4–5 mm tidak sesuai.
Jarak cincin maks. 25 cm 30–40 cm, terlalu renggang tidak sesuai.
Besi utama 4 batang Ø 10 mm, Besi sudah banyak berkarat tidak sesuai.
*Rangka Baja Ringan Campuran Merek SNI Belum Jelas
Satu merek, bersertifikat SNI 8399:2017 Metro Truss, yang lain Zinium, Sunrise Steel bercampur tidak konsisten. Diragukan Ketebalan kurang 0,75 mm G550 Belum semua terukur, Seharus nya memiliki Unsur AZ 100 /150. sertifikat belum ditunjukkan Belum terverifikasi
*Atap Penutup Terlalu Tipis Dilarang Untuk Sekolah
Ketebalan min. 0,40–0,45 mm SNI Hanya 0,30 mm (Inderof) SANGAT TIDAK SESUAI ,Mudah bengkok, rawan terbang & bocor Berisiko tinggi
Kerugian Keuangan Negara Dana APBN Rp 688 juta+ dipakai untuk material kualitas rendah → selisih harga wajib dikembalikan
Bahaya Keselamatan Struktur lemah → tidak tahan gempa/angin → membahayakan siswa & guru
Pelanggaran Aturan Melanggar spesifikasi tertulis di RAB, melanggar SNI, melanggar kesepakatan kerja
Tanggung Jawab Hukum Pelaksana/Pengawas dapat ditindak Inspektorat, BPK, hingga pidana.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kepala sekolah dan Panitia P2SP maupun Dinas Pendidikan Muaro Jambi, terkait dengan temuan ini. (Bambang/Red)
