Pemkot Bandarlampung Apresiasi KKN Mahasiswa Unila Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan
INISIATORNEWS, BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota Bandarlampung sambut baik Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Lampung di Kota Bandar Lampung karena dinilai dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Pelaksanaan Kerja Kuliah Nyata (KKN) di tingkat kecamatan maupun kelurahan, tersebut diharapkan dapat membuka ruang luas bagi pengembangan visi dan misi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dalam hal itu Kehadiran mahasiswa KKN dinilai mampu mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan kota.
Dalam sambutan Walikota bandarlampung yang diwakili oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Iwan Gunawan mengatakan bahwa kegiatan KKN menjadi langkah strategis bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan pengalaman, khususnya dalam memahami dinamika sosial serta persoalan pembangunan daerah.
““Saya yakin, dengan bekal pengalaman, wawasan, daya nalar, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tanggung jawab yang dimiliki, para mahasiswa mampu membangkitkan motivasi, semangat, dan partisipasi masyarakat dalam membangun Kota Bandar Lampung,” ujarnya.”
Lanjutnya, Melalui keterlibatan langsung di masyarakat, mahasiswa diharapkan dapat tumbuh menjadi calon sarjana yang siap, tanggap, dan peka terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Pemerintah kota meyakini, bekal pengalaman, pengetahuan, kemampuan penalaran, penguasaan IPTEK, serta tanggung jawab yang dimiliki mahasiswa akan memotivasi mereka untuk berperan aktif dalam mendorong partisipasi masyarakat membangun daerah.
Mahasiswa disebut sebagai sosok intelektual yang harus mampu menjadi teladan, baik sebagai motivator, komunikator, maupun dinamisator dalam lingkungan tempat mereka bertugas. Karena itu, tugas mereka untuk memberikan masukan serta inovasi di lokasi KKN harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menjadi momentum penting yang patut dijaga.
Pemerintah kota juga meminta para peserta dan instruktur KKN Universitas Lampung untuk selalu berkonsultasi dan berkoordinasi dengan aparat setempat dalam penyusunan maupun pelaksanaan program kerja. Langkah ini penting agar tidak terjadi tumpang tindih program di lapangan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Selama menjalankan KKN, mahasiswa dipastikan akan menemukan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat. Pemerintah meminta agar temuan tersebut dijadikan bahan kajian yang bermanfaat, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi pemerintah kota dalam penyusunan kebijakan ke depan.
Pada akhirnya, seluruh pihak berharap pelaksanaan KKN Universitas Lampung dapat selaras dengan program pembangunan Kota Bandar Lampung, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. (rls)
